Senin, 26 September 2011

Puisi Ku

Dimulai dari senyuman saat pandanganku terikat pada tatapan matanya.
Hingga dapat kulukiskan ketulusan cintanya dan hangatnya kasih sayang yang ia berikan.
Kemudian ku menghelakkan nafas tuk memberi isyarat rasa nyamanku padanya.
Tahukan ia saat itu apa yang ada dalam otak kecilku?
Lihatkah ia apa perasaan yang menyumput di balik hatiku?
Harapanku adalah agar ia tidak tahu apa dibalik rahasia kecilku itu,
Karena aku takut cintaku hanyalah cinta yang bertepuk sebelah tangan.
Satu langkah yang telah ku kuasai
Saat suasana mulai mendukungku
Yaitu ketika ia memalingka wajahnya kedepan
Tanpa menoleh pada pandanganku yang tampak begitu kaku.
Aku tak mampu melepaskan tatapanku
Hingga dapat kulukiskan kembali  wajahnya yang tampak dari samping
Begitu sejuk dan indahnya sosok ia yaitu
“pangeran hatiku”
Begitu kokoh pundaknya yang ingin kumiliki tuk menemaniku disaat aku sedih.
Hingga pada akhirnya
Ku mulai memberanikan diri dengan mengucap 3 kata
yang seharusnya aku jaga baik-baik agar tidak lepas yaitu
“AKU SAYANG KAMU”
Itulah mimpi kecilku dan akhir dari mimpiku
Yang mengharapkan seseorang itu tuk mampu menjadi bagian dari kisahku
“DIA” adalah sesosok orang yang selau ku nanti..

0 komentar: